Sabtu, 04 Januari 2025

Review Buku : Only the Pretty Ones karya Niki Keith


https://www.goodreads.com/book/show/213166492-only-the-pretty-ones

Niki Keith menghadirkan sebuah thriller Dewasa Muda yang menegangkan dan penuh kejutan dalam Only the Pretty Ones. Dengan latar kota kecil yang sunyi namun penuh bahaya, novel ini sukses memadukan elemen romansa, misteri, dan kengerian menjadi sebuah kisah yang mendebarkan sekaligus emosional.

Cerita berpusat pada Everly, seorang gadis 16 tahun yang patah hati karena pengkhianatan mantannya. Saat mencoba melupakan luka lamanya, Everly terpesona oleh Finn, pria misterius yang baru saja pindah ke kota. Ketika interaksi langsung dengan Finn tidak membuahkan hasil, Everly mengambil langkah drastis: menciptakan profil palsu di platform kencan online untuk menarik perhatiannya. Namun, upaya ini menarik perhatian pembunuh berantai yang tengah meneror kota kecil mereka.

Dalam perlombaan melawan waktu, Everly harus mengungkap identitas pembunuh sebelum dirinya menjadi korban berikutnya. Bersama adiknya yang seorang jurnalis, Everly menghadapi bahaya yang tak terduga dan mengungkap rahasia kelam yang menghantui orang-orang di sekitarnya. Keith dengan cerdik memadukan romansa remaja yang tidak konvensional dengan elemen thriller. Ketegangan terus meningkat seiring berkembangnya hubungan Everly dan Finn, sementara ancaman pembunuh berantai menciptakan atmosfer yang mencekam, sehingga membuat pembaca terus terpikat hingga akhir.

Everly adalah karakter utama yang relatable dan menarik. Keputusannya yang sering impulsif mencerminkan emosi remaja, tetapi ketangguhannya dalam menghadapi bahaya menunjukkan perkembangan yang signifikan sepanjang cerita. Karakter Finn, dengan aura misteriusnya, menambah lapisan kompleks pada cerita, sementara pembunuh berantai menjadi ancaman nyata yang membuat pembaca terus bertanya-tanya.

Keith menulis dengan lihai, membawa pembaca pada plot twist yang sulit ditebak. Pengungkapan identitas pembunuh di akhir cerita sangat memuaskan dan jauh dari ekspektasi, menjadikannya salah satu aspek paling memukau dari novel ini.

Tidak ada momen membosankan dalam Only the Pretty Ones. Setiap adegan terasa penting, baik untuk pengembangan karakter, hubungan, maupun membangun ketegangan yang berujung pada klimaks yang intens.

Kekurangan dari novel ini jika ada satu hal yang bisa menjadi perhatian, mungkin adalah bagaimana beberapa terasa kurang dieksplorasi, terutama latar belakang Finn yang tetap sedikit samar meskipun menjadi karakter kunci. Namun, ini tidak terlalu mengurangi daya tarik cerita secara keseluruhan.

Kesimpulan dari Only the Pretty Ones adalah thriller Dewasa Muda yang menawan dan sulit untuk dilepaskan. Perpaduan antara kisah cinta yang tidak biasa, misteri pembunuh berantai, dan plot twist yang mengejutkan menjadikannya bacaan yang sangat memuaskan.


Book Review : In the Company of Knaves by Anthony Wildman

  A perfect mix of mystery, action, and political exploration in the aftermath of the play's disappearance. https://www.amazon.com/store...